Rabu, 24 Juli 2013

KISAH NABI MUSA DAN WANITA PENZINAH



Pada suatu senja yang lenggang, terlihat seorang wanita berjalan terhuyung-huyung. Pakaiannya yang serba hitam menandakan bahawa dia berada dalam keadaan yang berdukacita. Tudungnya hampir menutup seluruh wajahnya. Tanpa hias muka atau perhiasan menghiasi tubuhnya. Kulit yang bersih, badan yang ramping dan rauk wajahnya yang ayu, tidak dapat menghapuskan kesan kepedihan yang dialaminya. Dia melangkah terseret-seret mendekati kediaman rumah Nabi Musa a.s. Diketuknya pintu perlahan-lahan sambil mengucapkan salam. Maka terdengarlah ucapan dari dalam “Silakan masuk”.

Perempuan cantik itu lalu berjalan masuk sambil kepalanya terus tunduk. Air matanya berderai ketika mula berkata, “Wahai Nabi Allah. Tolonglah saya. Doakan saya agar Tuhan berkenan mengampuni dosa keji saya.”

“Apakah dosamu wahai wanita?” tanya Nabi Musa a.s. terkejut.

“Saya takut mengatakannya.” jawab wanita cantik itu. “Katakanlah jangan ragu-ragu!” desak Nabi Musa.

Maka perempuan itupun berkata, “Saya… telah berzina."

Kepala Nabi Musa terangkat, hatinya tersentak. Perempuan itu meneruskan, “Dari perzinaan itu saya telah hamil. Setelah anak itu lahir, terus saya cekik lehernya sampai mati,” ucap wanita itu lalu menangis teresak-esak. Nabi Musa berapi-api matanya. Dengan muka berang ia mengherdik, “Perempuan celaka, pergi kamu dari sini! Agar bala dari Allah tidak jatuh ke dalam rumahku kerana perbuatanmu. Pergi!” teriak Nabi Musa sambil memalingkan mata kerana jijik.

Perempuan berwajah ayu dengan hati bagaikan kaca membentur batu, hancur luluh segera bangkit dan melangkah keluar. Ratap tangisnya amat memilukan. Dia tidak tahu harus kemana lagi hendak mengadu. Dia tidak tahu mahu dibawa kemana lagi kaki-kakinya. Bila seorang Nabi sudah menolaknya, bagaimana pula manusia lain bakal menerimanya? Terbayang olehnya betapa besar dosanya, betapa jahat perbuatannya. Dia tidak tahu bahawa sepeninggalnya, Malaikat Jibril turun mendatangi Nabi Musa.

Jibril lalu bertanya, “Mengapa engkau menolak seorang wanita yang hendak bertaubat dari dosanya? Tidakkah engkau tahu dosa yang lebih besar daripadanya?” Nabi Musa terperanjat. “Dosa apakah yang lebih besar dari kekejian wanita pezina dan pembunuh itu?” Maka Nabi Musa dengan penuh rasa ingin tahu bertanya kepada Jibril. “Betulkah ada dosa yang lebih besar daripada perempuan yang nista itu?”

“Ada!” jawab Jibril dengan tegas. “Dosa apakah itu?” tanya Musa a.s. “Orang yang meninggalkan solat dengan sengaja dan tanpa menyesal. Orang itu dosanya lebih besar dari pada seribu kali berzina.”

Mendengar penjelasan itu, Nabi Musa kemudian memanggil wanita tadi untuk berjumpanya kembali. Nabi Musa memohonkan ampun kepada Allah untuk perempuan tersebut. Nabi Musa menyedari, orang yang meninggalkan sembahyang dengan sengaja dan tanpa menyesal adalah sama seperti mengakui bahawa sembahyang itu tidak wajib dan tidak perlu atas dirinya. Seakan-akan menganggap remeh perintah Tuhan, bahkan seolah-olah menganggap Tuhan tidak mempunyai hak untuk mengatur dan memerintah hamba-Nya.

Sedangkan orang yang bertaubat dan menyesali dosanya dengan sungguh-sungguh memberikan maksud yang dia masih mempunyai iman di dadanya dan yakin bahawa Allah itu berhak keatas dirinya. Itulah sebabnya Tuhan pasti mahu menerima kedatangannya.

Malah dalam satu hadis Nabi s.a.w. berkata 

“sesiapa yang meninggalkan sembahyang dengan sengaja, maka ia kafir terang-terangan” 
(H.R. Atthabarani)

Dalam hadis Nabi s.a.w. disebutkan: 

“Orang yang meninggalkan solat lebih besar dosanya dibanding dengan orang yang membakar 70 buah Al-Quran, membunuh 70 nabi dan bersetubuh dengan ibunya di dalam Ka’bah. Dalam hadis yang lain disebutkan bahawa orang yang meninggalkan solat sehingga terlewat waktu, kemudian ia mengqadanya, maka ia akan diseksa dalam neraka selama satu huqub. Satu huqub adalah lapan puluh tahun. Satu tahun terdiri dari 360 hari, sedangkan satu hari di akhirat perbandingannya adalah seribu tahun di dunia.”

Sujudlah kepadaNya tanpa alasan

Al-Ghazzali berkata: “Jika ada orang berkata, bahawa ia telah mencapai satu tingkat disisi Allah s.w.t. hingga ia tidak wajib sembahyang, maka tidak ragu dibunuh orang itu, dan membunuh orang yang seperti itu lebih afdal dari pada membunuh 100 orang kafir.”

Ahmad bin Hanbal berkata: “Tidak sah berkahwin dengan wanita yang meniggalkan sembahyang, tetapi dalam mazhab kami, berkahwin dengan wanita kitabiyah dzimmiyah lebih baik daripada berkahwin dengan wanita yang meniggalkan sembahyang.”

Demikianlah kisah Nabi Musa dan wanita penzina, mudah-mudahan menjadi pengajaran kepada kita dan timbul niat untuk melaksanakan kewajiban solat dengan istiqomah.
Sebuah ilustrasi ringan lagi memb... Simak yuuk....

Seorang lelaki keluar dari pekarangan rumahnya, berjalan tak tentu arah dengan rasa putus asa. Sudah cukup lama ia menganggur. Kondisi finansial keluarganya morat-marit. Sementara para tetangganya sibuk memenuhi rumah dengan barang-barang mewah, ia masih bergelut memikirkan cara memenuhi kebutuhan pokok keluarganya sandang dan pangan.Anak-anaknya sudah lama tak dibelikan pakaian, istrinya sering marah-marah karena tak dapat membeli barang-barang rumah tangga yang layak. Laki-laki itu sudah tak tahan dengan kondisi ini, dan ia tidak yakin bahwa perjalanannya kali inipun akan membawa keberuntungan, yakni mendapatkan pekerjaan.



Ketika laki-laki itu tengah menyusuri jalanan sepi, tiba-tiba kakinyaterantuk sesuatu. Karena merasa penasaran ia membungkuk dan mengambilnya.



“Uh, hanya sebuah koin kuno yang sudah penyok-penyok,” gerutunya kecewa.



Meskipun begitu ia membawa koin itu ke sebuah bank.



“Sebaiknya koin in Bapak bawa saja ke kolektor uang kuno,” kata teller itu memberi saran. Lelaki itupun mengikuti anjuran si teller,membawa koinnya kekolektor. Beruntung sekali, si kolektor menghargai koin itu senilai 30 rb.



Begitu senangnya, lelaki tersebut mulai memikirkan apa yang akan dia lakukan dengan rejeki nomplok ini. Ketika melewati sebuah toko perkakas, dilihatnya beberapa lembar kayu sedang diobral. Dia bisa membuatkan beberapa rak untuk istrinya karena istrinya pernah berkata mereka tak punya tempat untuk menyimpan jambangan dan stoples. Sesudah membeli kayu seharga 30 ribu, dia memanggul kayu tersebut dan beranjak pulang.



Di tengah perjalanan dia melewati bengkel seorang pembuat mebel. Matapemilik bengkel sudah terlatih melihat kayu yang dipanggul lelaki itu.Kayunya indah, warnanya bagus, dan mutunya terkenal. Kebetulan pada waktu itu ada pesanan mebel. Dia menawarkan uang sejumlah 100 rb kepada lelaki itu.Terlihat ragu-ragu di mata laki-laki itu, namun pengrajin itu meyakinkannya dan dapat menawarkannya mebel yang sudah jadi agar dipilih lelaki itu. Kebetulan di sana ada lemari yang pasti disukai istrinya. Dia menukar kayu tersebut dan meminjam sebuah gerobak untuk membawa lemari itu. Dia pun segera membawanya pulang.



Di tengah perjalanan dia melewati perumahan baru. Seorang wanita yang sedang mendekorasi rumah barunya melongok keluar jendela dan melihat lelaki itu mendorong gerobak berisi lemari yang indah. Si wanita terpikat dan menawar dengan harga 200 ribu. Ketika lelaki itu nampak ragu-ragu, si wanita menaikkan tawarannya menjadi 250 ribu. Lelaki itupun setuju. Kemudian mengembalikan gerobak ke pengrajin dan beranjak pulang.



Di pintu desa dia berhenti sejenak dan ingin memastikan uang yang ia terima. Ia merogoh sakunya dan menghitung lembaran bernilai 250 ribu. Pada saat itu seorang perampok keluar dari semak-semak, mengacungkan belati, merampas uang itu, lalu kabur.Istri si lelaki kebetulan melihat dan berlari mendekati suaminya seraya berkata,



“Apa yang terjadi? Engkau baik saja kan? Apa yang diambil oleh perampok tadi?”



Lelaki itu mengangkat bahunya dan berkata,



“Oh, bukan apa-apa. Hanya sebuah koin penyok yang kutemukan tadi pagi”.



Member yg bijak, bila Kita sadar kita tak pernah memiliki apapun, kenapa harus tenggelam dalam kepedihan yang berlebihan? 

Sebaliknya, Kita harus mensyukuri apa yang telah diberikan Allah kepada kita, tidak hanya menungu setelah kita mendapatkan keberuntungan akan tetapi setiap waktu.
Senantiasa untuk bersyukur atas segala karunia hidup yang telah Allah berikan pada kita, karena ketika datang dan pergi kita tidak membawa apa-apa.

Selamat week end bagi yg merayakan...

Salam santun....

Minta Ijin



Sebagian orang beranggapan, bila salam telah dijawab, berarti ia boleh masuk ke dalam rumah tanpa harus meminta izin. Ini adalah anggapan yang jelas keliru. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لاَتَدْخُلُوا بُيُوتًا غَيْرَ بُيُوتِكُمْ حَتَّى تَسْتَأْنِسُوا وَتُسَلِّمُوا عَلَى أَهْلِهَا ذَلِكُمْ خَيْرُُ لَّكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

"Hai, orang orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu selalu ingat".[An Nur:27].

Ayat di atas dengan jelas membedakan antara salam dan meminta izin. Dengan demikian, seseorang yang telah dijawab salamnya, harus meminta izin sebelum masuk ke dalam rumah. Inilah adab yang dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Kaladah bin Al Hambal, bahwasanya Shafwan bin Umayyah mengutusnya pada hari penaklukan kota Makkah dengan membawa liba' [1], jadayah [2] dan dhaghabis [3]. Ketika itu, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam berada di atas lembah. Aku menemui Beliau tanpa mengucapkan salam dan tanpa minta izin. Maka Beliau bersabda:

"اِرْجِعْ فَقُلْ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ أأدخل"

"Keluarlah, ucapkanlah salam dan katakan: “Bolehkah aku masuk?” [Hadits riwayat Ahmad, Abu Dawud, At Tirmidzi dan An Nasa’i]

Footnote
[1]. Susu yang diperah saat unta baru saja melahirkan
[2]. Rusa yang baru berusia enam bulan
[3]. Buah semacam mentimun

silakan share semoga bermanfaat dan menginspirasi
serta menjadi renungan bagi sahabat yang lainnya.

... SUBHANALLAH!, .. 1400 TAHUN DIKUBUR, JASAD PARA SYUHADA TETAP UTUH ...



Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Dr Thariq As-Suwaidan dalam kasetnya yang berharga, “Qisshatun Nihayah”, yang dinukil secara langsung dari Syaikh Mahmud Ash-Shawaf menyebutkan peristiwa besar yang dialami oleh sebagian ulama dalam penguburan ulang sebagian sahabat yang gugur syahid di perang Uhud.

Bagaimana mereka menyaksikan para sahabat setelah 1400 tahun berlalu, bagaimana jasad mereka seperti sedia kala tanpa perubahan, tanpa pembusukan. Sebagai bukti nyata atas kebenaran berita gembira dari Nabi Muhammad SAW kepada para syuhada, bahwa bumi tidak memakan jasad mereka.

Berikut adalah sebagian dari kaset pembicaraan Dr Thariq As-Suwaidan tentang peristiwa tersebut.

“Syaikh Mahmud Ash-Shawaf telah menyampaikan kepada kami bahwa dia adalah salah seorang yang diundang dari kalangan ulama besar untuk pemakaman ulang para sahabat yang gugur syahid di perang Uhud di kompleks kuburan syuhada Uhud, pekuburan yang terkenal. Karena diterjang banjir, maka sebagian jasadnya muncul ke permukaan. Para ulama diundang untuk mengubur ulang para sahabat tersebut.

Beliau berkata” Di antara orang yang aku kuburkan adalah Hamzah (Hamzah bin Abdul Mutthalib paman Rasulullah SAW), badannya besar, kedua telinga dan hidungnya terpotong, perutnya terbelah, dia meletakkan tangannya diatas perutnya.

Ketika kami menggerakkannya dan mengangkat tangannya, darahnya mengalir. Aku menguburkannya bersama sahabat-sahabat lainnya yang gugur syahid di Uhud.”

Dr Thariq As-suwaidan berkata,” ini adalah perkara yang terbukti secara mutawatir dan dengan mata kepala. Semoga Allah menyampaikan kita semua ke derajat para syuhada. Syaikh Mahmud telah menyampaikan kepada kami tentang aroma harum misk yang berasal darinya ketika darah mengalir dari jasad Hamzah.”

Subhanallah, setelah 1400 tahun lebih, betapa agungnya Engkau ya Allah. Alangkah besarnya kekuasaan-Mu, Maha suci Engkau. Betapa utamanya, betapa mulianya, Allah memberikannya kepada para syuhada.

Jika seperti itu kemuliaan jasadnya yang terpendam di perut bumi yang tak seorangpun melihatnya, lalu bagaimanakah dengan kemuliannya di surga yang luasnya seluas langit dan bumi.

Wallahu a'lam bishshawab, ..
... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...

~ o ~

Semoga bermanfaat dan Penuh Kebarokahan dari Allah ...
Silahkan DICOPAS atau DI SHARE jika menurut sahabat note ini bermanfaat ....

Bismillaah Gabung yuk di => Catatan Remaja Islam

Fenomena Di Saat Mendung#



Mendung, apakah kita mengetahui keberadaannya itu untuk menurunkan adzab atau rahmat??

Inilah Rosululloh shollallohu 'alayhi wa'alaa aalihi wasallam, beliau akan merasakan takut, cemas, khawatir jika mendung itu datang, beliau keluar masuk rumah beliau gelisah dan takut jangan-jangan Alloh akan menurunkan adzabNya bersamaan dengan mendung yang datang. Beliau akan kembali tenang jika hujan telah turun dan membasahi bumi seraya berdo'a, "Alloohumma shoyyiban naafi'an"...

Dan inilah kita manusia yang merasa dirinya telah selamat, apa yang kita lakukan dan ucapkan ketika mendung itu datang.....Mungkin di antara kita ada juga yang gelisah keluar masuk rumah, akan tetapi dengan sebab yang berbeda, jika Rosul itu gelisah karena takut adzab Alloh turun, akan tetapi kita gelisah jika janji dengan seorang teman bisnis itu gagal. Atau yang lain akan berkata, "waduh, mendung..bisa gagal nech jalan-jalan." atau yang lain berkata, "waaah, hujan...bisa sepi nech toko saya." atau yang lain berkata, "gawat hujan, jemuran saya belum diangkat, pakaian saya keren-keren bisa rusak." atau perkataan-perkataan yang lain....

Kenapa bisa berbeda, dan jauh berbeda?? itu karena Beliau Rosululloh shollallohu 'alayhi wa'alaa aalihi wasallam lebih memikirkan akherat dan ketakutannya akan adzab neraka walaupun padahal beliau telah diampuni dosa-dosanya...

Akan tetapi kita, semua itu karena cinta terhadap dunia dan lalai terhadap perjumpaan dengan Alloh, lupa atau pura-pura lupa bahwa neraka itu tempat manusia pembangkang disiksa, padahal tidak ada yang menjamin dosa-dosa kita apakah telah diampuni.....

Sungguh manusia itu senang berkeluh kesah, sedikit bersyukur, dan banyak berbuat zholim....

Ampunilah kami Yaa Alloh....

Abu 'Abdillah Huda Al-Malanjy

MALAM NISFU SYA'BAN:



ﻋﻦ ﻋﻠﻲ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﻋﻦ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭ ﺳﻠﻢ ﻗﺎﻝ : ﺇﺫﺍ ﻛﺎﻧﺖ ﻟﻴﻠﺔ ﺍﻟﻨﺼﻒ ﻣﻦ ﺷﻌﺒﺎﻥ ﻓﻘﻮﻣﻮﺍ ﻟﻴﻠﻬﺎ ﻭﺻﻮﻣﻮﺍ
ﻧﻬﺎﺭﻫﺎ ﻓﺈﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻳﻨﺰﻝ ﻓﻴﻬﺎ ﺇﻟﻰ ﺳﻤﺎﺀ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﻓﻴﻘﻮﻝ : ﺃﻻ ﻣﻦ ﻣﺴﺘﻐﻔﺮ ﻓﺄﻏﻔﺮ ﻟﻪ ، ﺃﻻ ﻣﻦ ﻣﺴﺘﺮﺯﻕ ﻓﺄﺭﺯﻗﻪ ﺃﻻ ﻣﻦ ﻣﺒﺘﻠﻰ
ﻓﺄﻋﺎﻓﻴﻪ ﺃﻻ ﻛﺬﺍ ﺃﻻ ﻛﺬﺍ ﺣﺘﻰ ﻳﻄﻠﻊ ﺍﻟﻔﺠﺮ. ﺭﻭﺍﻩ ﺍﺑﻦ ﻣﺎﺟﻪ
Artinya:
“Dari Ali, semoga Allah meridhoi beliau !, dari Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda: Apabila
telah tiba malam Nisfu Sya’ban, maka hidupkanlah dengan mengerjakan salat dan puasalah pada siang
harinya, sesungguhnya Allah turun ke langit dunia pada malam itu, lalu Allah berfirman: "Orang yang
meminta ampunan kepadaku, maka akan Aku ampuni dia, orang yang meminta rizqi kepadaku, maka akan
Aku berikan dia rizqi, orang yang mendapatkan cobaan, maka aku bebaskan dia dari cobaan itu, hingga fajar
menyingsing." (H.R. Ibnu Majah). {Keterangan dari kitab “At-Tajul Jami’ lil Ushul”, karya Syeikh Manshur Ali
Nashif, jilid 2 halam 93 .{
ﻋﻦ ﻋﺎﺋﺸﺔ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﺎ ﻗﺎﻟﺖ : ﻓﻘﺪﺕ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭ ﺳﻠﻢ ﺫﺍﺕ ﻟﻴﻠﺔ , ﻓﺨﺮﺟﺖ ﺃﻃﻠﺒﻪ , ﻓﺎﺫﺍ ﻫﻮ ﺑﺎﻟﺒﻘﻴﻊ ﺭﺍﻓﻊ
ﺭﺃﺳﻪ ﺍﻟﻰ ﺍﻟﺴﻤﺎﺀ ﻓﻘﺎﻝ : ﻳﺎ ﻋﺎﺋﺸﺔ ﺃﻛﻨﺖ ﺗﺨﺎﻓﻴﻦ ﺃﻥ ﻳﺤﻴﻒ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻚ ﻭ ﺭﺳﻮﻟﻪ ﻗﻠﺖ : ﻇﻨﻨﺖ ﺃﻧﻚ ﺃﺗﻴﺖ ﺑﻌﺾ ﻧﺴﺎﺋﻚ
ﻓﻘﺎﻝ : ﺃﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻳﻨﺰﻝ ﻟﻴﻠﺔ ﺍﻟﻨﺼﻒ ﻣﻦ ﺷﻐﺒﺎﻥ ﺍﻟﻰ ﺳﻤﺎﺀ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﻓﻴﻐﻔﺮ ﻷﻛﺜﺮ ﻣﻦ ﻋﺪﺩ ﺷﻐﺮ ﻏﻨﻢ ﻛﻠﺐ . ﺭﻭﺍﻩ ﺍﺑﻦ ﻣﺎﺟﻪ
ﻭ ﺍﻟﺒﺮﻣﺬﻱ ﻭ ﺃﺣﻤﺪ
Artinya:
“Dari Aisyah, semoga Allah meridhoi beliau !, telah berkata: Pada suatu malam hari aku kehilangan Nabi
shallallaahu ‘alahi wa sallam, kemudian aku keluar mencari beliau. Ketika itu beliau sedang mengangkat
kepala beliau ke langit. Kemudian, beliau berkata: Wahai Aisyah ! Apakah engkau takut Allah dan Rasulnya
menelantarkan engkau. Aku berkata: Aku menyangka bahwa engkau mendatangi sebagian isteri-isteri
engkau. Kemudian, beliau berkata: Sesungguhnya Allah ta’ala turun pada malam Nisfu Sya’ban ke langit
dunia. Lalu, Dia mengampuni lebih banyak dari jumlah bulu kambing milik kabilah Bani Kalb (salah satu
kabilah yang banyak memiliki kambing). (H.R. Ibnu Majah, at-Tirmidzi, dan Ahmad .(
ﻋﻦ ﺃﺑﻰ ﻣﻮﺳﻰ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﻋﻦ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭ ﺳﻠﻢ ﻗﺎﻝ : ﺍﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻟﻴﻄﻠﻊ ﻓﻰ ﻟﻴﻠﺔ ﺍﻟﻨﺼﻒ ﻣﻦ ﺷﻐﺒﺎﻥ ﻓﻴﻐﻔﺮ
ﻟﺠﻤﻴﻎ ﺧﻠﻘﻪ ﺍﻻ ﻟﻤﺸﺮﻙ ﺃﻭ ﻣﺸﺎﺣﻦ . ﺭﻭﺍﻩ ﺍﺑﻦ ﻣﺎﺣﻪ ﻭ ﺃﺣﻤﺪ
Artinya:
“Dari Abu Musa, semoga Allah meridhoinya !, dari Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam berkata:
Sesungguhnya Allah akan muncul pada malam Nisfu Sya’ban, kemudian Dia akan mengampuni semua
makhluk-Nya kecuali orang musyrik atau orang yang suka bermusuhan. (H.R. Ibnu Majah dan Ahmad).
Selain itu, di dalam kitab “As-Sunan al-Kubra” karya Imam Baihaqi jilid 3 halaman 319, cetakan “Darul Fikr”,
Beirut Libanon, diterangkan sebagai berikut : ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸﺎﻓﻐﻲ ﻭ ﺑﻠﻐﻨﺎ ﺃﻧﻪ ﻛﺎﻥ ﻳﻘﺎﻝ : ﺍﻥ ﺍﻟﺪﻏﺎﺀ ﻳﺴﺘﺠﺎﺏ ﻓﻰ ﺧﻤﺲ
ﻟﻴﺎﻝ ﻓﻰ ﻟﻴﻠﺔ ﺍﻟﺠﻤﻌﺔ ﻭ ﻟﻴﻠﺔ ﺍﻷﺿﺤﻰ ﻭ ﻟﻴﻠﺔ ﺍﻟﻔﻄﺮ ﻭ ﺃﻭﻝ ﻟﻴﻠﺔ ﻣﻦ ﺭﺟﺐ ﻭ ﻟﻴﻠﺔ ﺍﻟﻨﺴﻒ ﻣﻦ ﺷﻐﺒﺎﻥ Artinya: “Berkata
Imam Syafi’i: Telah sampai kepada kami bahwa sesungguhnya do’a dikabulkan pada lima malam, yaitu: 1.
Malam Jum’ah, 2. Malam Idhul Adha, 3. Malam Idhul Fitri, 4. Awal malam bulan Rajab, dan 5. Malam Nisfu
Sya’ban

Belajar Memahami Kehidupan



Semoga rahmat dan ampunan Allah SWT selalu bersama kita dalam setiap kesempatan dan waktu yang kita jalani. Hari ini saya akan sharing setitik hikmah kehidupan. Mungkin diantara sahabat pernah membaca atau bahkan mendengar tentang belajar dari Universitas Kehidupan.

Sang pencipta telah memberi kita anugrah akal yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya, mari kita belajar memahami kehidupan belajar dari Filosofi padi yang makin butir padinya berisi, maka tangkainya makin merunduk. jadi, semakin dalam ilmu yang dimiliki seseorang, semakin hilang kesombongan dalam dirinya, dia akan menjadi pribadi yang rendah hati

Selain kita belajar dari padi kita juga bisa mengmbil hikmah dari tanaman lain, yang sangat kita kenal dalam kehidupan kita sehari-hari, Ia adalah Pohon Pisang

Jiwa kekeluargaan Pohon pisang sangat menakjubkan, bayangkanlah Pohon pisang selalu hidup berkelompok seakan dalam ikatan keluarga yang erat bahkan bisa dikatakan kedekatan mereka membuat setiap pohon pisang itu menjadi kuat

Coba kita renungkan, dalam setiap bagian pohon pisang, dapat dimanfaatkan manusia. dan saat Ia berbuah, buahnya terasa nikmat, ketika Pohon pisang akan mati Ia pasti memikirkan pentingnya regenerasi, maka, Si pohon pisang akan menumbuhkan tunas sebagai penerus sebelum mereka mati.

Sahabatku..

hidup adalah belajar kita tidak musti belajar hingga mencapai gelar doktor dengan segudang karya buku yang kita hasilkan, tapi sebenarnya lebih dari itu, kita bisa belajar dari Alam yang sudah banyak mengajarkan bagaimana seharusnya kita hidup.

Jadilah orang yang sabar dalam menjalani lika-liku kehidupan ada saat dimana kamu merasa bahwa kehidupan tidak berlaku adil bagimu tapi percayalah, semua itu akan ada hikmahnya jika kamu bersabar dan percaya kepada sang pencipta

Jika pohon yang tidak mempunyai akal saja bisa memberi manfaat bagi kita manusia tentu saja manusia bisa lebih dari itu hanya terkadang akal dan hati seseorang telah tertutup yang membuat mereka tidak lebih baik dari makhluk tuhan yang tidak berakal..

Renungkanlah..

Walaupun benalu itu adalah Tanaman yang sangat dibenci orang tetapi ternyata masih ada yang bisa dimanfaatkan manusia darinya para pakar mengatakan, bahwa Benalu teh dapat bermanfaat untuk obat kanker Jadi bisa dikatakan, sejelek-jeleknya manusia itu bisa di pastikan masih sisi baik dari dalam dirinya inilah cara Allah SWT mengajarkan pesan bagi kita agar lebih bijak dalam menjalin hubungan kepada sesama manusia.

Semoga Bermanfaat

Minggu, 21 Juli 2013

INGIN PUNYA ANAK ? BERSEDEKAHLAH !!!



Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ...

Aku sendiri pernah mengalami betapa sedekah mampu mempercepat tercapainya doa yang kita inginkan. Inilah pengalamanku .. Sejak aku menikah tahun 2001 aku termasuk agak lama punya anak yaitu di tahun 2006. Jadi hampir 5 tahun aku baru dikaruniai anak. Tahu sendiri kan bila kita nggak punya anak……selalu saja diledekin oleh saudara2.

Walaupun itu cuman “guyon” tapi lama-lama risih juga. Kadang aku berpikir memangnya aku dan istriku yang menciptakan anak?....Bukankah anak adalah titipan Allah…dan tentu saja Allah lah yang menciptakannya.

Sering aku baca surat Yasin dan membaca artinya terutama yang ayat 77 artinya : “ apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setetes air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi musuh yang nyata”. Sejenak aku merasa damai dan tenang. Entah ketenangannya sesaat atau bahkan hanya bertahan sampai ada komentar baru dari teman2 dan keluarga lainnya.

Aku merasakan betapa beratnya beban yang ditanggung oleh istriku pada saat itu. Untuk itu segala usaha aku lakukan. Mulai dari periksa kedokter….minum obat-obatan….baik yang herbal maupun yang sintetik. Vitamin E menjadi makanan sehari-hari. Minum kolak kacang ijo setiap hari. Dan bahkan sampai minta doa-doa kepada saudara-saudara yang kebetulan baru naik haji dan masih banyak yang lainnya.

Waktu itu aku percaya bahwa Tuhan tentu tahu dan mengerti kondisi makhluknya. Aku berpikir positif saja bahwa mungkin belum waktunya aku memiliki seorang anak. Namun dalam doa dan ikhtiar, aku dan istriku selalu merasa bahwa suatu saat nanti kami insya Allah mempunyai anak. Seorang anak yang sholeh……dan menentramkan hati siapapun yang memandang.

Aku dan istriku juga mencoba beberapa ramuan seperti madu dan serbuk kayu manis. Kemudian selalu mengamalkan beberapa ayat dari alQuran yang diberikan oleh seorang ustad. Pokoknya apapun cara yang hallal dan rasional semua kami usahakan waktu itu.

Bahkan pernah suatu saat istriku periksa ke dokter dan dinyatakan rahimnya ada suatu infeksi dan harus minum antibiotika selama 2 bulan terus menerus. Sampai kadang2 istriku merasa mau muntah ketika melihat obat tersebut. Akhirnya aku mengatakan kepada istriku……” Nggak usah di teruskan minum antibiotikanya .. mulai sekarang kita pasrah total saja kepada Allah”.

Akhirnya aku dan istriku menikmati seluruh waktu seperti layaknya dua orang yang sedang pacaran. Kami tinggalkan semua pemikiran tentang punya anak dan berusaha mensyukuri apapun kondisi saat itu. Di samping masih mengamalkan doa-doa aku juga mencoba mengamalkan sedekah. Sedekah ini agak unik dan hanya merupakan letupan ide yang sesaat namun aku ingin sekali melakukannya.

Yaitu bila aku atau istriku bertemu dengan seseorang yang menurutku “tidak mampu” saat itu juga aku atau istriku akan memberikan sedekah kepada orang tersebut dan seraya meminta di doakan agar punya anak yang sholeh ataupun sholehah.

Entah sudah berapa kali aku dan istriku selalu melakukan itu . Baik di rumah…di pasar…atau bahkan di jalan-jalan. Saat berada di kereta api atau atau di bus kota….kalau menemukan orang2 yang “menyentuh hati”…..kami selalu memberikan sedekah berapapun dan langsung tanpa pikir panjang (spontan).

Sampai akhirnya ..sewaktu aku dan istriku sedang antri di Makro yogya. Kebetulan waktu itu pas pembukaan makro pertama kali di yogya. Sehingga banyak sekali yang antri bahkan berebut untuk mendapatkan barang2 dengan harga yang murah sekali. Tiba-tiba istriku merasa perutnya sakit dan keringat dingin.

Akhirnya aku meminta istriku untuk istirahat saja. Sore harinya periksa ke dokter kandungan di Klinik Rahmi di daerah Ngabean yogyakarta. Dan...alhamdulillah...istriku dinyatakan positif hamil…dan diharuskan untuk bath rest atau istirahat total selama 3 hari berturut-turut sampai fleknya hilang.

Dan betul selama istirahat total istriku hanya boleh ke kamar mandi selebihnya hanya berbaring selama 3 hari. Setelah 3 hari ternyata fleknya sembuh dan akhirnya boleh kembali beraktifitas biasa.

Kalo anda ingin meminta sesuatu yang besar kepada Tuhan…silahkan lakukan tips-tips di atas …insya Allah akan di kabulkan.

Salam syukur dan bahagia…!!!

Tanda Kecintaan Kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala


-AL-QUR'AN-
Senin,17 Juni 2013

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu."
[Surat Ali Imran ayat 31]

Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang!

Ayat ini mencakup beberapa hal penting:

1]. Allah menghukumi atas orang yang mengaku mencintai Allah, namun bukan dengan cara yang diajarkan oleh Nabi Muhammad, maka dia adalah seorang pendusta dalam pengakuannya, sampai dia mengikuti syariat yang diajarkan oleh Nabi Muhammad dan agama yang dibawanya dalam semua perkataan, perbuatan, dan keadaannya.

2]. Dengan mengikuti Rasulullah salallahu a'alaihi wasalam., maka dia akan mendapatkan cinta Allah kepadanya, yang mana hal itu lebih agung daripada cintanya kepada Allah.

Sebagian orang bijak yang alim berkata:
"Hal yang terpenting bukanlah kamu mencintai, namun yang terpenting adalah kamu dicintai."

3].Dengan mengikuti Rasulullah salallahu a'alaihi wasalam, maka dosa-dosa akan terampuni. Allah telah menyifati diri-Nya dengan sifat pengampun dan pengasih.
(Ibnu Katsir: 2/25)

SUBHANALLAH,RAIH AMAL SHOLEH SILAHKAN SHARE!
Diantara doa-doa mustajab ialah :
like KISAH - KISAH DALAM AL-QUR'AN

1. Doa setelah sholat tahajud
2. Doa setelah sholat dhuha
3. Doa menjelang berbuka puasa
4. Doa antara adzan & iqoma
5. Doa antara dua khutba jum'at
6. Doa dipenghujung hari juma'at (ba'da asyar)
7. Doa dikalla turun hujan
8. Doa dikalla mendengar kokok ayam
(diriwayatkan ayam adalah hewan yg dapat
melihat malaikat) / waktu subuh
9. Doa imam & kholifah/pemimpin yang adil
10. Doa orang yg ter dzolimi
11. Doa orang tua kepada anaknya

Adapun orang yang di doakan oleh para
malaikat :

1. Orang yg selalu ber sholawat
2. Orang yg berada di shaf terdepan sholat
3. Orang yg merapatkan dan meluruskan shaf
sholat
4. Wanita yg hamil
5. Wanita yg merawat anaknya/balita
6. Orang yg mendoakan orang lain
7. Orang yg duduk menunggu sholat
8. Orang yg tidur dalam keadaan suci
9. Orang yg membesuk orang sakit

#JANGAN PERNAH BERHENTI BERDOA KARENA DG
BERDOALAH KITA AKAN SELALU MERASA DEKAT
DG ALLAH SWT
.

Bagikan Artikel ini kepada teman-temanmu
dengan meng-klik 'bagikan'/'share' dan undang
temen2mu gabung ya, semoga Dicatat Sebagai
Sedekah/amal jariah dan Ilmu yang bermanfaat
yang disampaikannya kepada orang lain.

Semoga Allah membalas sekecil apapun amal
baik kalian

>> dan semoga Orang Yang Mau Membagikan
ilmu Akan Dipermudah Segala Urusanya
>> Mudah Rezekinya
>> Dijauhkan Dari Mara Bahaya... Aamiin...!