Minggu, 21 Juli 2013

MENCARI KEBAHAGIAAN HIDUP



Kebahagiaan manusia ada bila ia bisa membuka mata hatinya, dan menyadari bahwa ia memiliki banyak hal yang berarti dan menyadari betapa ia dicintai. Manusia bisa bahagia, bila ia mau membuka diri agar orang lain bisa mencintainya dengan tulus.

Kebahagiaan manusia tidak dapat hadir karena tidak mau membuka hati, dan berusaha meraih apa yang tidak dapat diraih, terlalu memaksa untuk mendapatkan segala yang diinginkan, tidak mau menerima dan mensyukuri apa yang ia miliki.

Kebahagiaan bersumber dari dalam diri sendiri, jangan berharap dari diri orang lain, karena orang lain dapat mengkhianati. Kebahagiaan ada bila bisa menerima diri apa adanya, mencintai dan menghargai diri sendiri, mau mencintai dan menerima orang lain.

Keegoisan manusia yang menyebabkannya menjadi buta, keegoisan dan hanya memikirkan diri sendiri yang menyebabkan manusia tidak sadar bahwa ia begitu dicintai, tidak sadar bahwa saat ini apa yang ada adalah baik untuknya.

Begitu banyak sahabat yang begitu mencintai, tapi karena terlalu memilih, menilai dan menghakimi sendiri, justru sahabat sejati menjadi semakin jauh. Terlalu memilih sahabat membuat manusia tak dapat menyadari di depan mata ada sahabat sejati yang dibutuhkannya.

Tiap-tiap manusia memiliki arti dan peranan masing-masing, semua berbeda. Tidak ada yang memiliki arti yang sama persis. Punya peranan dan kelebihan disatu hal, tidak harus memiliki peranan dan arti dalam hal lain. Dicintai oleh satu orang belum tentu disayang oleh orang lain.

Percaya kepada Allah, bersyukur bahwa manusia selalu diberikan yang terbaik sesuai yang diperbuat manusia itu sendiri. Tak perlu berkeras hati, Ia akan memberi di saat yang tepat apa yang manusia butuhkan. Tidak harus saat ini, masih ada esok hari. Seperti yang sedang teralami, mendapat suatu cobaan dan kesusahan adalah jalan untuk dapat melihat kebahagiaan “menikmati kebahagiaan dalam kesusahaan hati”.

-=/[◦♡◦ ‘‘BIASAKAN (QOBLIYAH SHUBUH) DAN JANGAN TELAT SHOLAT SUBUH’’ 业



Bismillaahir Rahmaanir Rahiim.
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Rasulullah SAW bersabda;
“Dua raka’at sunnah fajar (qobliyah shubuh) lebih baik daripada dunia dan seisinya...!!! (HR. Muslim no.725)

Rasulullah SAW bersabda;
“Dan para malaikat malam dan malaikat siang berkumpul pada sholat fajar (Subuh)...!!!” (HR. Bukhari no. 137, Muslim no. 632)

Rasulullah SAW bersabda;
“Barangsiapa yang sholat subuh, maka dia berada dalam jaminan Allah. Oleh karena itu jangan sampai Allah menuntut sesuatu kepada kalian dari jaminan-Nya. Karena siapa yang Allah menuntutnya dengan sesuatu dari jaminan-Nya, maka Allah pasti akan menemukannya, dan akan menelungkupkann ya di atas wajahnya dalam neraka jahannam...!!!” (HR. Muslim no. 163)

Rasulullah SAW bersabda;
“Sesungguhnya sholat yang paling berat dilaksanakan oleh orang² munafik adalah sholat isya dan sholat subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaan keduanya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak...!!!” (HR. Bukhari no. 657 dan Muslim no. 651)
业 ‘‘MUTIARA HADIST SUBUH’’ 业

Bismillaahir Rahmaanir Rahiim.
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

‘‘Dua raka’at sunnah fajar (qobliyah shubuh) lebih baik daripada dunia dan seisinya...!!!” (HR. Muslim no.725)

“Dan para malaikat malam dan malaikat siang berkumpul pada shalat fajar (Subuh)...!!!” (HR. Bukhari no. 137, Muslim no. 632)

“Barangsiapa yang shalat Subuh, maka dia berada dalam jaminan Allah. Oleh karena itu jangan sampai Allah menuntut sesuatu kepada kalian dari jaminan-Nya. Karena siapa yang Allah menuntutnya dengan sesuatu dari jaminan-Nya, maka Allah pasti
akan menemukannya, dan akan menelungkupkannya di atas wajahnya dalam neraka jahannam...!!!” (HR. Muslim no. 163)

“Sesungguhnya shalat yang paling berat dilaksanakan oleh orang² munafik adalah sholat; isya dan shalat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaan keduanya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak...!!!” (HR. Bukhari no. 657 dan Muslim no. 651)

•♥• ‘‘ѕαĻαм мαηιѕ вυαт γαηφ вαςα’’ •♥•
Untuk pertama kalinya saya pergi ke sebuah klinik untuk melakukan check-up kesehatan rohani. Ternyata, saya menderita beberapa penyakit.

Berikut ini hasil dari checkup-nya;

[-] Ketika tekanan darah saya diukur, hasilnya ternyata saya memiliki kelembutan hati yang rendah.

[-] Ketika suhu tubuh saya diukur, termometernya menunjukkan derajat kegelisahan hampir mencapai 40 celsius.

[-] Ketika jantung saya diperiksa, ternyata saluran arterinya tersumbat oleh berbagai kekecewaan, kesedihan, kesepian, kemarahan, dan dendam.

[-] Saya pun diberitahu bahwa tulang² saya banyak yang retak karena tersandung oleh rasa cemburu dan iri. Pantas saja, saya tidak dapat berjalan di sisi saudara² saya dengan nyaman dan saya pun tidak bisa merangkul sahabat² saya.

[-] Ketika saya memeriksakan mata saya yang mulai terganggu, diketahui penyebabnya adalah karena saya hanya melihat kekurangan² orang di sekitar saya, sehingga kemampuan mata saya untuk melihat hal² yang lebih indah dan baik mulai tertutup.

[-] Ketika saya mengeluh mengenai pendengaran saya yang mulai berkurang, terapis di sana menyarankan saya untuk mulai latihan mendengar suara Allah SWT dan sesama manusia, setiap hari, agar pendengaran saya lebih sensitif.

[-] Setelah menjalani semua pemeriksaan itu, saya mendapatkan konsultasi gratis untuk mengobati semua penyakit saya tersebut. Obat yang diberikan adalah obat alami yang murah meriah.

Setiap hari saya hanya harus mengonsumsi;

[-] Segelas penuh rasa SYUKUR atas segala yang saya miliki.

[-] Sesendok rasa KEDAMAIAN.

[-] Satu pil KESABARAN.

[-] Satu cangkir rasa PERSAUDARAAN.

[-] Satu piring KERENDAHAN HATI + sedosis CINTA.

[-] Setiap malam sebelum tidur harus minum sebuah taplet SUARA HATI yang jernih, serta sebuah pil ANTI KEPUTUSASAAN karena peristiwa² yang saya alami hari ini, dan tidur berselimutkan DO’A dan HARAPAN.

•♥• ‘‘ѕαĻαм мαηιѕ вυαт γαηφ вαςα’’ •♥•

.... KECERDIKAN YANG DIANGGAP BODOH ....



Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Ketika seorang pengusaha sedang memotong rambutnya pada tukang cukur yang berdomisili tak jauh dari kantornya, mereka melihat ada seorang anak kecil berlari-lari dan melompat-lompat di depan mereka.

Tukang cukur berkata, "Itu Bejo, dia anak paling bodoh di dunia"
"Apa iya?" jawab pengusaha

Lalu tukang cukur memanggil si Bejo, ia lalu merogoh kantongnya dan mengeluarkan lembaran uang Rp. 1000 dan Rp. 500, lalu menyuruh Bejo memilih, "Bejo, kamu boleh pilih & ambil salah satu uang ini, terserah kamu mau pilih yang mana, ayo nih!"

Bejo melihat ke tangan Tukang cukur dimana ada uang Rp. 1000 dan Rp. 500, lalu dengan cepat tangannya bergerak mengambil uang Rp. 500.

Tukang cukur dengan perasaan benar dan menang lalu berbalik kepada sang pengusaha dan berkata, "Benar kan yang saya katakan tadi, Bejo itu memang anak terbodoh yang pernah saya temui. Sudah tak terhitung berapa kali saya lakukan test seperti itu tadi dan ia selalu mengambil uang logam yang nilainya paling kecil."

Setelah sang pengusaha selesai memotong rambutnya, di tengah perjalanan pulang dia bertemu dengan Bejo. Karena merasa penasaran dengan apa yang dia lihat sebelumnya, dia pun memanggil Bejo lalu bertanya,

"Bejo, tadi saya melihat sewaktu tukang cukur menawarkan uang lembaran Rp. 1000 dan Rp. 500, saya lihat kok yang kamu ambil uang yang Rp. 500, kenapa tak ambil yang Rp. 1000, nilainya kan lebih besar 2 kali lipat dari yang Rp. 500?"

Bejo pun berkata, "Saya tidak akan dapat lagi Rp. 500 setiap hari, karena tukang cukur itu selalu penasaran kenapa saya tidak ambil yang seribu. Kalau saya ambil yang Rp. 1000, berarti permainannya akan selesai ..."

PESAN MORAL: ...

Banyak orang yang merasa lebih pintar dibandingkan orang lain, sehingga mereka sering menganggap remeh orang lain. Ukuran kepintaran seseorang hanya TUHAN yang mengetahuinya. Alangkah bijaksananya kita jika tidak menganggap diri sendiri lebih pintar dari orang lain.

Wallahu a'lam bishshawab, ..
... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...

.... KETIKA BAGINDA RASULULLAH SAW MEMBERIKAN SYAFAAT KEPADA UMATNYA DI HARI KIAMAT ....


Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Ini adalah sekelumit "kisah masa depan", ketika seluruh manusia berkumpul di hari kiamat. Kisah ini disampaikan oleh Rasulullah kepada para sahabatnya.

Dalam kisah itu diceritakan bahwa Allah mengumpulkan seluruh manusia dari yang pertama hingga yang terakhir dalam satu daratan.

Pada hari itu matahari mendekat kepada mereka, dan manusia ditimpa kesusahan dan penderitaan yang mereka tidak kuasa menahannya.

Lalu di antara mereka ada yang berkata, "Tidakkah kalian lihat apa yang telah menimpa kita, tidakkah kalian mencari orang yang bisa memberikan syafa'at kepada Rabb kalian?"

Yang lainnya lalu menimpali, "Bapak kalian adalah Adam AS."

Akhirnya mereka mendatangi Adam lalu berkata, "Wahai Adam, Anda bapak manusia, Allah menciptakanmu dengan tangan-Nya, dan meniupkan ruh kepadamu, dan memerintahkan para malaikat untuk bersujud kepadamu, dan menempatkanmu di surga. Tidakkah engkau syafa'ti kami kepada Rabb-mu? Apakah tidak kau saksikan apa yang menimpa kami?"

Maka Adam berkata, "Sesungguhnya Rabbku pada hari ini sedang marah yang tidak pernah marah seperti ini sebelumnya, dan tidak akan marah seperti ini sesudahnya, dan sesungguhnya Dia telah melarangku untuk mendekati pohon (khuldi) tapi aku langgar. Nafsi nafsi (aku mengurusi diriku sendiri), pergilah kalian kepada selainku, pergilah kepada Nuh AS."

Lalu mereka segera pergi menemui Nuh AS dan berkata, "Wahai Nuh, engkau adalah Rasul pertama yang diutus ke bumi, dan Allah telah memberikan nama kepadamu seorang hamba yang bersyukur (abdan syakuro), tidakkah engkau saksikan apa yang menimpa kami, tidakkah engkau lihat apa yang terjadi pada kami? Tidakkah engkau beri kami syafa'at menghadap Rabb-mu?"

Maka Nuh berkata, "Sesungguhnya Rabbku pada hari ini marah dengan kemarahan yang tidak pernah marah seperti ini sebelumnya, dan tidak akan marah seperti ini sesudahnya. Sesungguhnya aku punya doa, yang telah aku gunakan untuk mendoakan (celaka) atas kaumku. Nafsi nafsi, pergilah kepada selainku, pergilah kepada Ibrahim AS!"

Lalu mereka segera menemui Ibrahim dan berkata, "Wahai Ibrahim, engkau adalah Nabi dan kekasih Allah dari penduduk bumi, syafa'atilah kami kepada Rabb-mu! Tidakkah kau lihat apa yang menimpa kami?"

Maka Ibrahim berkata, "Sesungguhnya Rabb-ku pada hari ini marah dengan kemarahan yang tidak pernah marah seperti ini sebelumnya, dan tidak akan marah seperti ini sesudahnya, dan sesungguhnya aku telah berbohong tiga kali. Nafsi nafsi, pergilah kalian kepada selainku, pergilah kalian kepada Musa AS!"

Lalu mereka segera pergi ke Musa, dan berkata, "Wahai Musa, engkau adalah utusan Allah. Allah telah memberikan kelebihan kepadamu dengan risalah dan kalam-Nya atas sekalian manusia. Syafa'atilah kami kepada Rabb-mu! Tidakkah kau lihat apa yang kami alami?"

Lalu Musa berkata, "Sesungguhnya Rabb-ku pada hari ini sedang marah dengan kemarahan yang tidak pernah marah seperti ini sebelumnya, dan tidak akan pernah marah seperti ini sesudahnya. Dan sesungguhnya aku telah membunuh seseorang yang aku tidak diperintahkan untuk membunuhnya. Nafsi nafsi, pergilah kalian kepada selainku, pergilah kalian kepada Isa AS!"

Lalu mereka pergi menemui Isa, dan berkata, "Wahai Isa, engkau adalah utusan Allah dan kalimat-Nya yang dilontarkan kepada Maryam, serta ruh dari-Nya. Dan engkau telah berbicara kepada manusia semasa dalam gendongan. Berilah syafa'at kepada kami kepada Rabb-mu! Tidakkah kau lihat apa yang kami alami?"

Maka Isa berkata, "Sesungguhnya Rabb-ku pada hari ini sedang marah dengan kemarahan yang tidak pernah marah seperti ini sebelumnya, dan tidak akan marah seperti ini sesudahnya. Nafsi nafsi, pergilah kepada selainku, pergilah kepada Muhammad SAW!"

Akhirnya mereka mendatangi Muhammad SAW, dan berkata, "Wahai Muhammad, engkau adalah utusan Allah dan penutup para nabi. Allah telah mengampuni dosamu yang lalu maupun yang akan datang. Syafa'atilah kami kepada Rabb-mu, tidakkah kau lihat apa yang kami alami?"

Lalu Nabi Muhammad SAW pergi menuju bawah 'Arsy. Di sana beliau bersujud kepada Rabb, kemudian Allah membukakan kepadanya dari puji-pujian-Nya, dan indahnya pujian atas-Nya, sesuatu yang tidak pernah dibukakan kepada seorangpun sebelum Nabi Muhammad.

Kemudian Allah SWT berkata kepada Muhammad, "Wahai Muhammad, angkat kepalamu, mintalah, niscaya kau diberi, dan berilah syafa'at niscaya akan dikabulkan!"

Maka Muhammad SAW mengangkat kepalanya dan berkata, "Ummatku wahai Rabb-ku, ummatku wahai Rabb-ku, ummatku wahai Rabb-ku!"

Lalu disampaikan dari Allah kepadanya, "Wahai Muhammad, masukkan ke surga di antara umatmu yang tanpa hisab dari pintu sebelah kanan dari sekian pintu surga, dan mereka adalah ikut memiliki hak bersama dengan manusia yang lain pada selain pintu tersebut dari pintu-pintu surga."

***
Di dalam kisah ini, Rasulullah SAW juga menceritakan bahwa lebar jarak antara kedua sisi pintu surga itu, bagaikan jarak Makkah dan Hajar, atau seperti jarah Makkah dan Bushro. Hajar adalah nama kota besar pusat pemerintahan Bahrain. Sedangkan Bushro adalah kota di Syam. Bisa kita bayangkan, betapa tebalnya pintu-pintu surga itu ..

Itulah sekelumit kisah masa depan ketika hari kiamat. Pada hari itu, Rasulullah SAW memberi syafa'at kepada ummatnya. Pada hari itu Rasulullah SAW menjadi sayyid (tuan)nya manusia. Shalawat dan salam kepada Rasulullah Muhammad SAW.

Maraji' : Hadits Riwayat Bukhari - Muslim

Wallahu a'lam bishshawab, ..
... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...

Ketika Perut Rasulullah Berbunyi



Suatu ketika Rasulullah SAW menjadi imam shalat. Para sahabat yang menjadi makmum di belakangnya mendengar bunyi menggerutup seolah-olah sendi-sendi pada tubuh Rasulullah bergeser antara satu sama lain.

Sayidina Umar yang tidak tahan melihat keadaan baginda itu langsung bertanya setelah selesai sholat, ”Ya Rasulullah, kami melihat seolah-olah tuan menanggung penderitaan yang amat berat, apakah Anda sakit?” Namun Rasulullah menjawab, ”Tidak. Alhamdulillah, aku sehat dan segar.”

Mendengar jawaban ini Sahabat Umar melanjutkan pertanyaannya, ”Lalu mengapa setiap kali Anda menggerakkan tubuh, kami mendengar seolah-olah sendi bergesekan di tubuh tuan? Kami yakin engkau sedang sakit…”

Melihat kecemasan di wajah para sahabatnya, Rasulullah pun mengangkat jubahnya. Para sahabat amat terkejut. Ternyata perut Rasulullah yang kempis, kelihatan dililiti sehelai kain yang berisi batu kerikil untuk menahan rasa lapar. Batu-batu kecil itulah yang menimbulkan bunyi-bunyi halus setiap kali tubuh Rasulullah bergerak.

Umar memberanikan diri berkata, ”Ya Rasulullah! Adakah bila Anda menyatakan lapar dan tidak punya makanan, lalu kami hanya akan tinggal diam?”

Rasulullah menjawab dengan lembut, ”Tidak para sahabatku. Aku tahu, apa pun akan engkau korbankan demi Rasulmu ini. Tetapi apakah yang akan aku jawab di hadapan Allah nanti, apabila aku sebagai pemimpin, menjadi beban bagi umatnya?”

Para sahabat hanya tertegun. Rasulullah melanjutkan, ”Biarlah kelaparan ini sebagai hadiah Allah buatku, agar umatku kelak tidak ada yang kelaparan di dunia ini lebih-lebih lagi tiada yang kelaparan di Akhirat kelak.”


Insya Allah bermanfaat

PROSES KEMATIAN DAN HANCURNYA TUBUH KITA



Sesaat sebelum mati, Anda akan merasakan jantung berhenti berdetak, nafas tertahan dan badan bergetar.
Anda merasa dingin ditelinga. Darah berubah menjadi asam dan tenggorokan berkontraksi.

0 Menit ...

Kematian secara medis terjadi ketika otak kehabisan supply oksigen.

1 Menit ...

Darah berubah warna dan otot kehilangan kontraksi, isi kantung kemih keluar tanpa izin.

3 Menit ...

Sel-sel otak tewas secara masal. Saat ini otak benar-benar berhenti berpikir.

4 – 5 Menit ...

Pupil mata membesar dan berselaput.
Bola mata mengkerut karena kehilangan tekanan darah.

7 – 9 Menit ...

Penghubung ke otak mulai mati.

1 – 4 Jam ...

Rigor Mortis (fase dimana keseluruhan otot di tubuh menjadi kaku) membuat otot kaku dan rambut berdiri, kesannya rambut tetap tumbuh setelah mati.

4 – 6 Jam ...

Rigor Mortis Terus beraksi. Darah yang berkumpul lalu mati dan warna kulit menghitam.

6 Jam ...

Otot masih berkontraksi. Proses penghancuran, seperti efek alkohol masih berjalan.

8 Jam ...

Suhu tubuh langsung menurun drastis.

24 – 72 Jam ...

Isi perut membusuk oleh mikroba dan pankreas mulai mencerna dirinya sendiri.

36 – 48 Jam ...

Rigor Mortis berhenti, tubuh anda selentur penari balerina.

3 – 5 Hari ...

Pembusukan mengakibatkan luka skala besar, darah menetes keluar dari mulut dan hidung.

8 – 10 Hari ...

Warna tubuh berubah dari hijau ke merah sejalan dengan membusuknya darah.

Beberapa Minggu ..

Rambut, kuku dan gigi dengan mudahnya terlepas. Satu Bulan ... Kulit Anda mulai mencair.

Satu Tahun ...

Tidak ada lagi yang tersisa dari tubuh Anda.
Anda yang sewaktu hidupnya cantik, gagah, ganteng, kaya dan
berkuasa, sekarang hanyalah tumpukan tulang-belulangyang menyedihkan. Jadi, apa yang mau disombongkan orang sebenarnya ???….

Apa yang hendak kau sombongkan wahai diri...?

Oleh Karena itu..
Yuk Aamiin-kan Do'a ini

Ya Allah..
Jangan engkau Ambil Nyawa kami kecuali dalam keadaan Husnul khatimah.. Aamiin


Insya Allah Bermanfaat"

Sabtu, 20 Juli 2013

IkhLas

Assalamu'alaikum.

tingkatkan keikhlasan dan perbaiki niat dalam beramal sholeh.


Ikhlas dalam amalan merupakan tonggak utama dalam setiap amalan sholeh, Dalilnya, Allah berfirman: 


فَمَنْ كَانَ يَرْجُوا لِقَآءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلاً صَالِحًا وَلاَيُشْرِكُ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا


"Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Rabbnya, hendaknya ia mengerjakan amalan yang sholeh dan janganlah ia mempersekutukan seseorang pun dalam beribadah kepada Rabbnya". (QS. Al Kahfi : 110)


Ibnu Katsir berkata: ‘(Yaitu orang yang ) mengharapkan pahala, dan ganjaran dariNya, [فَلْيَعْمَلْ عَمَلاً صَالِحًا / hendaknya ia mengerjakan amalan yang sholeh ] yaitu amalan yang bertepatan dengan petunjuk syariat, [ وَلاَيُشْرِكُ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا / dan janganlah ia mempersekutukan seseorang pun dalam beribadah kepada Rabbnya ] yaitu amalan yang ditujukan untuk mendapatkan Ridha Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya. Dua hal ini adalah dua syarat diterimanya amalan. Mesti murni karena Allah, lagi cocok dengan aturan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam". (Tafsir Ibnu Katsir : 5/205)


Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman.


وَاللهُ يُضَاعِفُ لِمَن يَشَآءُ


"Dan Allah melipatgandakan (pahala) bagi yang Dia kehendaki" (QS. Al Baqarah : 261).


Ibnu Katsir menjelaskan : "Berdasarkan keikhlasannya dalam beramal". (Tafsir Ibnu Katsir: 1/693)


Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 


إِذَا أَحْسَنَ أَحَدُكُمْ إِسْلَامَهُ فَكُلُّ حَسَنَةٍ يَعْمَلُهَا تُكْتَبُ لَهُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِ مِائَةِ ضِعْفٍ وَكُلُّ سَيِّئَةٍ يَعْمَلُهَا تُكْتَبُ لَهُ بِمِثْلِهَا


"Jika salah seorang dari kalian telah memperindah Islamnya, maka setiap kebaikan yang diamalkannya akan dicatat baginya dengan sepuluh kali lipat sampai tujuh ratus lipat. Dan setiap kejelekan yang ia kerjakan akan dicatat baginya satu kejelekan semisalnya". (Shahih Al Bukhari (Fathul Bari: 1/100 hadits no: 42), Shahih Muslim : 1/118 no: 129)


Ibnu Rajab berkata tentang hadits di atas : "Pelipatgandaan kebaikan dengan sepuluh kali lipat pasti terjadi. Sedangkan tambahan yang lebih dari itu tergantung pada kebaikan nilai Islam seseorang, dan keikhlasan niatnya, serta urgensi dan keutamaan amalan tersebut"( Jami’ul Ulumi Wal Hikam : 1/213).


Sebagai pelengkap dalam menetapkan naiknya tingkatan amalan yang dibarengi kekuatan ikhlas, adanya beberapa nash yang menyatakan keutamaan amalan yang dilakukan secara tersembunyi dibandingkan amalan yang dilakukan di hadapan khalayak. Allah Subhanhu wa Ta'ala berfirman: 


"Jika kalian memperlihatkan sedekah maka itu baik. Dan jika kalian menyembunyikan sedekah dan memberikannya kepada orang-orang fakir, niscaya lebih baik …"(QS Al Baqarah: 271).


Ibnu Katsir berkata: "Dalam ayat ini terkandung petunjuk bahwa menyembunyikan sedekah lebih baik daripada memperlihatkannya. Sebab lebih jauh dari noda riya`. Kecuali bila dengan memperlihatkan saat mengeluarkan sedekah ada unsur maslahat yang pasti"(Tafsir Ibnu Katsir : 1/701).


"Adapun memberikannya kepada orang-orang fakir, jika dilakukan dengan cara tersembunyi mengandung beberapa manfaat, menutupi jati dirinya (pemberi sedekah) , dan tidak membuat malu si penerima di hadapan orang banyak, tidak menempatkan dirinya sebagai orang yang sedang direndahkan kehormatannya, dan supaya orang tidak melihat bahwa tangannya sufla, juga agar orang tidak berkomentar dirinya (sang penerima) tidak ada harganya sama sekali sehingga mereka enggan untuk berinteraksi dan melakukan tukar-menukar dengannya. Ini adalah manfaat tambahan selain berbuat baik kepadanya dengan memberi sedekah, di samping penjagaan aspek ikhlas.


Hal ini berlaku pada ibadah yang sifatnya tathawu' (sunnah). 


Dari Bustham bin Huraits, ia berkata: ‘Adalah Ayyub pernah terharu (karena takut kepada Allah), sehingga air matanya keluar. Namun ia ingin menyembunyikannya. Maka ia memegangi hidungnya, bersikap seolah-oleh orang yang sedang mengalami influenza. Jika ia khawatir , air matanya semakin deras, maka ia beranjak pergi"(Dzammu Ar Riya` hlm. 180)


__________­_____________


• MARI JADI ORANG BAIK •


• JAGA IMAN - JAGA SHALAT - JAGA AKHLAQ - TUTUPLAH AURAT •


• follow twitter @QURANdanSUNNAH

Jumat, 19 Juli 2013

Do’a & Dzikir Sebelum Tidur


-DO'A&DZIKIR-
Senin,17 Juni 2013

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam, sehingga Dia-lah yang patut diibadahi. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga, para sahabat dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik hinga akhir zaman.

Sesungguhnya seorang muslim memandang tidur sebagai nikmat Allah yang diberikan kepada hamba-Nya.

Allah berfirman,
“Dan karena rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepada-Nya”. (QS. Al-Qoshos 28:73).

Dan Firman Allah Ta’ala,
“Dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat” (QS. An-Naba 78:9).

Adab-adab Tidur
Tidur seorang hamba pada waktu malam setelah segala aktivitas yang dilakukannya pada siang hari, akan membantu tubuhnya menjadi segar untuk bisa melakukan aktivitas pada esok hari, juga akan membantu tubuhnya lebih bersemangat untuk melakukan ketaatan kepada Allah Ta’ala. Maka dengan nikmat yang besar ini hendaknya seorang muslim bersemangat untuk menjaga tuntunan yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam masalah adab-adab yang berkaitan dengan tidur. Di antara adab tersebut adalah:

1].Tidak mengakhirkan tidur setelah melakukan shalat isya kecuali karena perkara yang penting untuk dilakukan seperti mempelajari ilmu atau menjamu tamu atau untuk melayani keluarga. Dalilnya adalah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Barzah bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak menyukai tidur sebelum shalat isya dan berbincang-bincang setelahnya.

2].Tidur dengan berwudhu terlebih dahulu. Hal ini berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Apabila kamu hendak tidur maka berwudhulah sebagaimana wudhu untuk shalat, kemudian berbaringlah di atas sisi kananmu.” (HR Bukhari dan Muslim).

3].Memulai tidur dengan membaringkan tubuh ke sisi sebelah kanan sebagaimana dalam hadits di atas.

4].Tidak tidur dengan tengkurap, berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sesungguhnya itu adalah cara tidur yang dimurkai Allah ‘azza wa jalla”. (HR. Abu Daud dengan sanad yang shahih)

5.Mengumpulkan kedua telapak tangannya. Kemudian ditiup dan dibacakan: surat Al-ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas. Kemudian dengan kedua telapak tangan tadi mengusap tubuh yang dapat dijangkau dimulai dari kepala, wajah dan tubuh bagian depan. Hal ini dilakukan sebanyak tiga kali. (HR. Bukhari dan Muslim)

6].Mengibaskan tempat tidur dengan ujung sarung atau dengan pakaiannya sebanyak tiga kali. (HR. Bukhari).

7].Membaca doa-doa yang diajarkan oleh Rasulullah, seperti membaca do’a,
“Bismika Allahumma amuutu wa ahyaa (dengan menyebut nama-Mu ya Allah aku mati dan hidup)” (HR. Bukhari dan Muslim).

8].Dianjurkan membaca tasbih 33 kali, tahmid 33 kali, takbir 33 kali atau 34 kali ketika hendak tidur, sebagaimana sabda beliau kepada Ali bin Abi Thalib dan istrinya ketika mereka hendak tidur, “Maka bacalah tasbih tiga puluh tiga kali, tahmid tiga puluh tiga kali, dan takbir tiga puluh tiga kali” dan dalam riwayat lain “takbirlah tiga puluh empat kali” (HR Bukhari).

9.Dianjurkan juga membaca ayat kursi, membaca dua ayat terakhir surat Al-Baqarah atau membaca surat Ali ‘Imron ayat 190-200 (HR. Bukhari).

10].Apabila tiba-tiba terbangun di tengah malam, maka dianjurkan meminta kepada Allah Ta’ala karena saat itu adalah saat yang mustajab, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Tidaklah seorang muslim yang tidur dalam keadaan suci dan berdzikir lalu tiba-tiba terbangun di malam hari kemudian mohon kepada Allah kebaikan dunia dan akhirat kecuali Allah akan mengabulkannya” (HR. Abu Dawud).

11].Ketika bermimpi buruk hendaknya berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk dan dari kejelekan yang dilihat dalam mimpi. (HR. Muslim).

12].Ketika bangun tidur hendaknya membaca doa, 
“Alhamdulillahil ladzi ahyaana ba’da maa amaatanaa wa ilaihin nusyuur (Segala puji bagi Allah yang telah membangkitkan kami dari mati (tidur) dan hanya kepada-Nya semuanya kembali)” (HR Bukhari).

Demikianlah beberapa adab tidur yang dituntunkan oleh Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Semoga Allah memberi taufik kepada kita untuk senantiasa mengamalkannya, mengikuti sunnah Nabi-Nya sehingga tidur kita tidak sekedar rutinitas untuk pemenuhan kebutuhan jasmani, namun juga merupakan kenikmatan yang bernilai ibadah dan membuahkan pahala di sisi Allah.

Agar ibadah diterima di sisi Allah, haruslah terpenuhi dua syarat, yaitu:

1]. Ikhlas karena Allah semata, bebas dari syirik besar dan kecil
Syarat pertama adalah konsekuensi dari syahadat laa ilaaha illa-llah, karena ia mengharuskan ikhlas beribadah hanya untuk Allah dan jauh dari syirik kepadaNya.

2].Ittiba’)Sesuai dengan tuntunan Rasul Shallallahu ‘alaihi wa sallam
Syarat kedua adalah konsekuensi dari syahadat Muhammad Rasulullah, karena ia menuntut wajibnya ta’at kepada Rasul, mengikuti syari’atnya dan meninggalkan bid’ah atau ibadah-ibadah yang diada-adakan.

Jika salah satu syarat saja yang terpenuhi, maka amalan ibadah menjadi tertolak. Hadits dari Ummul Mukminin, ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Barangsiapa membuat suatu perkara baru dalam agama kami ini yang tidak ada asalnya, maka perkara tersebut tertolak.”

Wallahu a’lam

***********

Sumber dari buletin.muslim.or.id dengan sedikit penambahan

-BERITA&ISLAM-
www.kaeshafiz.wordpress.com

DOSA BERBICARA KASAR


Kadangkala kita tidak menyadari sama sekali. Pada saat kita ngobrol dengan teman dan mulai membicarakan orang lain. Hidup kita seringkali berkisar seputar 'Luar Rumah' dan 'Tetangga', mengarang cerita bohong, berkata kasar, dll. Namun coba perhatikan apa yang pernah dikatakan Nabi Muhammad SAW tentang hal ini:
Pada saat itu Rasul sedang duduk-duduk bersama para sahabat. Salah satu dari sahabat berbicara jelek tentang seseorang yang sedang tidak berada di tempat itu. Pada saat sahabat itu hendak pergi, Nabi berkata padanya: "Bersihkan Mulutmu!". "Tapi tadi aku tidak makan apa-apa," jawab sahabat itu. "Tidak," jawab Rasul. Kemudian beliau berkata "ENGKAU TELAH MEMAKAN DAGING SAUDARAMU YANG TELAH MATI".

Seperti yang telah disebutkan oleh Allah di dalam Qur'an: "Apakah ada di antara mu yang ingin memakan daging saudaramu yang telah mati? Pasti tidak. Pasti engkau akan membencinya." (Al-Qur'an 49:12).

Namun Bagaimana Jika Memang Hal Itu Benar?!

Rasul pernah berkata: "Berkata kasar adalah membicarakan sesuatu tentang seseorang yang orang tersebut pasti tidak akan suka jika mendengarnya..... Jika hal jelek yang engkau katakan tentang orang itu adalah benar, maka sesungguhnya engkau telah berkata kasar. Jika ternyata salah, maka engkau sesungguhnya telah memfitnahnya." (MUSLIM).

Jika anda masih belum yakin seberapa besar dosanya berkata kasar, maka cobalah perhatikan hukuman apa yang akan diberikan oleh Allah.

Muhammad SAW menjelaskan:

"Pada malam isra mi'raj, aku melewati sekumpulan orang yang di tangan, wajah serta leher mereka ditusukkan besi. Aku bertanya pada Malaikat Jibril 'Siapakah orang-orang ini?' Dan Jibril berkata 'Mereka adalah orang-orang yang memakan daging saudara mereka sendiri dan mempermalukan saudaranya' (Abu Daud).
Begitulah besarnya dosa berbicara kasar. Namun kenyataannya kita tetap berbicara kasar tanpa berpikir panjang. Lain kali ingin berbohong dan membicarakan orang lain, ingatlah pada Allah SWT dan Muhammad SAW.

Hanya Bercanda!

Mungkin menurut kita tidak apa-apa mengolok-olok seseorang selama kita tidak melakukannya di belakang orang tersebut. Seringkali kita mengolok-olok cara berjalan ataupun penampilan seseorang. Sekali lagi Allah memperingatkan kita akan kelakuan semacam itu:

"Wahai umatku. Janganlah engkau mengolok-olok satu sama lain. Mungkin saja orang yang kau olok itu lebih baik darimu. Dan jangan pula engkaua biarkan para wanita mentertawai orang lain. Bisa saja orang itu lebih baik darimu. Dan jangan pula menyakiti sesamamu dan menyindir orang lain dengan memanggil nama-nama ejekan mereka...." (Al-Qur'an 49:11).
Jangan lupa, Allah telah menciptakan kita dalam keadaan seperti apa kita adanya. Jadi bagaimana mungkin kita mengolok-olok ciptaan Allah?

Tidak apa-apa Mengumpat?

Coba perhatikan dirimu ataupun teman-temanmu sewaktu berbicara. Hampir setiap kalimat ada umpatan. Apakah kita pikir mengumpat seperti itu bisa dianggap hebat atau jantan?

Sesungguhnya api neraka itu sangat jauh dari rasa dingin. Orang-orang akan berharap api nereka itu tidak panas dan sedingin apa yang mereka rasakan di atas dunia. Ingatlah! Setiap kali kita berbicara, ada malaikat yang mencatatnya. Dan akan datang harinya dimana kita harus bisa mempertanggungjawabkan apa yang pernah keluar dari mulut kita. Maka, jika kita mengumpat pada seseorang, maka itu akan dicatat sebagai dosa yang memberatkan kita. Pada akhirnya kita hanya akan merugikan diri sendiri.
Nabi Muhammad SAW pernah berkata: "Adalah dosa menyakiti sesama Muslim dan hanya orang-orang yang ingkar lah yang mau berkelahi dengan sesama Muslim." (MUSLIM).'Namun Kadangkala Kita Tetap Mengumpat!'
Kita semua pasti pernah mengalaminya. Kita sangat marah pada seseorang dan seringkali satu-satunya cara menunjukkannya adalah dengan mengumpat. Lantas apa solusinya???
Kalau bisa, tahanlah amarah.
Ada seorang laki-laki mendatangi Rasul di suatu hari dan berkata:
"Berikanlah aku nasihatmu". Dan Rasul pun menjawab "Tahan amarahmu. Tahan amarahmu. Tahan amarahmu...."
"Jika salah satu darimu menjadi marah pada saat ia sedang berdiri, maka duduklah. Maka rasa amarah itu akan pergi. Dan jika masih belum pergi juga, maka berbaringlah" (Ahmad).

Marilah kita ikuti nasihat dari Rasul ini. Dan ingatlah selalu, kemarahan itu datangnya dari setan. Jika ada orang yang marah dan memaki-makimu, maka janganlah engkau berlaku sama dan menanggapinya. Seperti apa yang telah disebutkan oleh Allah di dalam Qur'an:
"Usirlah setan dengan melakukan hal yang lebih baik. Maka musuh terjahatmu sekalipun akan menjadi teman baik mu." (Al-Qur'an 41:33).

"Sungguh. Bukan aku!"

Seberapa sering kita berkata "Aku cuma bercanda kok". Seringkali kita menganggap kebohongan sebagai hal yang sepele.

Namun kita telah diingatkan: "Yang paling dibenci Rasul adalah kebohongan" (Ahmed).
Suatu hari, Rasul pernah berkata "Bisakah seorang Muslim dianggap sebagai pengecut?". Dan beliau menjawabnya sendiri "Ya". "Dapatkah seorang muslim jadi seorang yang gagal?". Dan jawabannya adalah "Ya". Beliaupun kemudian bertanya "Bisakah seorang Muslim menjadi seorang pembohong?". Rasulpun menjawab "TIDAK! Seorang muslim tidak bisa menjadi seorang pembohong". Lebih jauh lagi beliau berkata "Kebenaran mengarah ke kebaikan dan kebaikan mengarah ke surga...... Berbohong mengarah ke kejahatan dan kejahatan mengarah ke api neraka." (Bukhari).
Seperti yang kita tahu, satu kebohongan dapat mengarah kepada sepuluh kebohongan yang pada akhirnya akan menyebabkan tindakan yang jahat.
Ingatlah, anda bisa saja berbohong dan berpikir tidak ada orang yang tahu. Namun pada hari akhir nanti, tangan, lidah dan kaki akan berkata atas apa yang telah dikerjakannya.

Tapi kan itu cuma omongan!
Suatu hari salah seorang sahabat bertanya kepada Rasul. "Wahai Rasul, apakah kita akan bertanggung jawab atas apa yang kita katakan?". Dan Rasulpun menjawab "Demi ibu yang telah mengandungmu-sesungguhnya mereka akan dicampakkan ke dalam api neraka dengan muka ke arah bawah hanya karena apa yang telah diucapkan oleh lidah mereka." (Tarmizi).

Sesungguhnya, lidah lah yang mengontrol anggota tubuh lainnya. Lidah yang dapat dikontrol dengan baik akan dapat membuat kita teguh di dalam Islam. Namun lidah yang tidak terpelihara, akan menghancurkan kita. Rasul pernah bersabda "Jika seseorang bangun di pagi hari, seluruh bagian tubuhnya berjanji kepada lidahnya dengan berkata; 'Takutlah kepada Allah karena kami semua, karena sesungguhnya kami hanya mengikuti apa yang engkau lakukan. Jika engkau bertindak benar, maka kamipun akan ikut benar. Dan jika engkau bertindak salah, maka kamipun akan ikut salah." (Tarmizi).

Daripada mengumpat, berbohong dan berbicara yang tidak ada baiknya, kita bisa menggunakan lidah kita untuk tujuan-tujuan lain yang lebih baik dan menyampaikan Islam kepada orang lain.
Allah berkata:
"Siapakah yang lebih baik perkataannya selain mereka yang mengajak orang ke jalan Allah dan mengerjakan kebaikan dan berkata bahwa ia menyerahkan dirinya ke dalam Islam" (41:33).

Lidahmu juga dapat menyelamatkanmu! Sesungguhnya, jika engkau dapat menjaga lidahmu dan berbicara hal-hal yang baik, maka surgalah tempatmu. Nabi Muhammad SAW pernah berkata: "Siapapun yang bisa menjanjikan dua hal kepadaku, maka aku bisa menjanjikan surga untuk mereka." Pengikut Rasulpun bertanya "Apakah itu wahai Rasul?". Beliau menjawab "Apa-apa yang ada di antara gerahamnya (lidahnya) dan kakinya (aurat)." (Bukhari).

Aku telah berkata kasar, mengumpat dan mengolok-olok orang lain. Celakalah aku karena pasti aku masuk neraka!"
TIDAK! Allah SWT bersabda di dalam Qur'an"
"Wahai umatku, jika engkau telah melakukan kesalahan, maka janganlah engkau berputus asa dari ampunan Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Pengampun." (39:53).

Karenanya, jika anda betul-betul bertobat dan kembali ke jalan Allah dan berjanji untuk tidak melakukan dosa yang sama lagi, maka sesungguhnya janji Allah adalah benar dan Ia akan mengampunimu.

Jika engkau telah berkata kasar pada seseorang -- pergi dan temuilah orang itu. Minta maaflah padanya dan mintalah mereka memaafkanmu. Namun jika kira-kira hal itu akan lebih memperburuk suasana, maka kembalilah dengan sepenuh hati kepada Allah dan memohon ampunanNya. Kemudian berbaiklah kepada orang tersebut dengan berbicara baik tentang dirinya.

Contoh Terbaik
Seperti kita ketahui, manusia terbaik yang pernah hidup di muka bumi ini adalah Muhammad SAW. Beliau adalah contoh terbaik bagi umat manusia. Jika kita mencontoh beliau, maka kita tidak akan pernah salah jalan. Aisha RadiAllahu Ta'ala Anha, istri Rasul, menggambarkan tingkah laku Rasul sebagai berikut: "Beliau tidak pernah bicara tak senonoh dan menggunakan kata-kata yang kotor. Beliau tidak pernah berteriak dan membalas kejahatan dengan kejahatan pula. Beliau seringkali memaafkan orang dan melupakan dosa-dosa orang tersebut." (Tarmizi).

Nasihat terakhir adalah: Ada sebuah kalimat yang indah yang pernah diucapkan Rasul, yang dapat menjamin keselamatan lidah kita: Beliau pernah berkata: "Siapapun yang percaya kepada Allah dan hari akhir, BERBICARALAH DENGAN BAIK ATAU DIAM TAK BERSUARA" 

-BERITA&ISLAM-